Penyelundupan kayu gaharu 2015

Friday, June 19th 2015. | Gaharu Indonesia, gaharu super

Penyelundupan kayu gaharu 2015 Penyelundupan kayu gaharu 2015 (ANTARA News) – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menggagalkan upaya penyelundupan puluhan kilogram kayu gaharu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, di Pekanbaru, Selasa.Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA News, penangkapan dilakukan oleh sejumlah polisi kehutanan BBKSDA Riau yang bertugas di Bandara sekitar pukul 11.30 WIB. Kayu gaharu tersebut dikemas dalam empat kardus besar dan tiga karung ukuran satu hingga dua meter.

Penyelundupan kayu gaharu 2015 itu sempat melewati alat pindai x-ray di pintu masuk Bandara dan ditahan saat akan masuk bagasi pesawat,” kata petugas Polhut BBKSDA Riau Jaya Sitorus.Namun, ia mengatakan petugas polhut mengatakan pelaku yang membawa gaharu lolos dari tangkapan.”Saya terlalu sibuk mengurus barang sitaan, tak sempat menangkap pelaku,” katanya.Kepala BBKSDA Trisnu Danisworo yang meninjau langsung ke Bandara berjanji akan menangkap pelaku. Menurut dia, gaharu yang disita tidak memiliki dokumen resmi dari BKSDA untuk dapat diperdagangkan.”Kita pasti akan ungkap pelaunya,” katanya.

Penyelundupan kayu gaharu 2015 dilindungi oleh Undang-Undang No.41/99 Tentang Kehutanan karena terancam punah. Kayu tersebut digunakan sebagai bahan kosmetik dan parfum. Harga jual gaharu sangat tinggi yakni berkisar Rp5 hingga Rp30 juta per kilogram (kg).

Sementara itu, Kepala Divisi Operasi Bandara SSK II, Joko Sudarmanto, mengatakan pemilik Penyelundupan kayu gaharu 2015 berdasarkan tiket pesawat bernama Anton. Pelaku berencana untuk membawa kayu tersebut ke Jakarta menggunakan pesawat Batavia Air.

“Sebenarnya masalah ini bukan kewenangan otoritas Bandara karena gaharu bukan benda yang membahayakan penumpang pesawat. Barangnya sekarang di ruang karantina,” katanya.(*)

Incoming search terms:

  • pengusaha kayu gaha
  • dokumen kayu gaharu
  • penguasaha pohon gaharu
  • pengusaha gaharu milyarder
tags: , , , , ,

Related For Penyelundupan kayu gaharu 2015